All posts by Kala Gondang

Kurikulum Akuntansi Keuangan Publik Harus “Update” Situasi Terkini

Mobricks.com – Tujuan akuntansi publik adalah memberikan pelayanan kepada publik (non profit oriented). Di sisi lain, akuntansi bisnis bertujuan untuk maksimalisasi laba (profit oriented).

“Karena tujuan pendiriannya berbeda, pasti akuntansinya berbeda. Ada beberapa hal yang menyebabkan keduanya berbeda, diantaranya adalah motif pendirian dan sumber pendanaan yang berbeda,” ujar Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) Yogyakarta, Irwan Taufiq Ritonga, pada focus group discusion ‘Kurikulum Akuntansi Keuangan Publik’ di Surabaya, Selasa (4/4/2017).

Irwan menambahkan, selain itu perbedaan motivasi dan latar belakang pendirian entitas, cara pencapain tujuan entitas, dan sumber pendanaan entitas juga menjadi penyebabnya. Semua itu berimplikasi terhadap pengelolaan keuangan entitas publik dan entitas bisnis.

Adapun aspek pengelolaan keuangan yang terimplikasi, antara lain pada aspek perencanaan dan penganggaran, serta akuntansi meliputi akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, maupun analisis laporan keuangan juga dinilai berbeda.

Sementara itu, Guru Besar FEB UGM, Prof Abdul Halim berpandangan bahwa akuntansi publik dan akuntansi bisnis berasal dari dua hulu berbeda. Oleh karena itu, menurut dia, penggunaan kata “sektor” pada akuntansi sektor publik atau akuntansi sektor pemerintahan seolah mengecilkan akuntansi pada organisasi ini.

“Fenomena ini seolah-olah menunjukkan akuntansi publik merupakan cabang dari suatu dunia akuntansi yang lebih besar. Seharusnya penyebutan paling tepat adalah akuntansi publik, yaitu dengan menghilangkan kata sektor. Bahwa, akuntansi publik adalah akuntansi yang memiliki hulu sendiri yang terpisah dari hulu akuntansi bisnis,” kata Ketua Program Magister Akuntansi UGM itu.

Bersifat general

Diskusi yang diselenggarakan oleh Forum Dosen Akuntansi Sektor Publik (FDASP) bekerjasama dengan Jurusan Akuntansi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur itu mengkritisi perjalanan kurikulum akuntansi keuangan publik. www.pelajaran.co.id/

Grup diskusi ini juga menghadirkan narasumber lain, di antaranya Rahmadi Murwanto dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Dr Syukri Abdullah dari Universitas Syiah Kuala, Prof. Indra Bastian (UGM), Dr Ihyaul Ulum (UMM), serta Dr Indrawati Yuhertiana (UPN). FGD ini diikuti oleh 50 dosen dari 50 PTN/PTS di Indonesia.

Ketua Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Kompartemen Pendidik, Prof Nunuy Nur Afiah mengaku mengapresiasi langkah FDASP meng-update kurikulum akuntansi sektor publik sesuai kebutuhan para pemangku kebijakan. Nunuy menjelaskan, kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) untuk program studi sarjana (S1) bersifat general.

Namun demikian, program studi di universitas masing-masing dapat menyusun mata kuliah pilihan (konsentrasi) sesuai learning outcome yang ingin dicapainya.

“Saya berharap penyusunan kurikulum akuntansi keuangan publik ini dapat menghasilkan rumusan kurikulum yang update dengan kondisi terkini,” kata Guru Besar Universitas Padjajaran Bandung itu.

Baca Juga:

Lulusan Ilmu Komunikasi, Mau Dibawa ke Mana?

Lulusan Ilmu Komunikasi, Mau Dibawa ke Mana?

mobricks.com – Bagaimana melihat kondisi umpama jamur di musim hujan, ketika nyaris seluruh perguruan tinggi di Indonesia mutakhir menghadirkan fakultas/program studi/jurusan ilmu komunikasi? Apakah ini surplus, ataukah defisit, dengan kebutuhan riil di lapangan?

Jika memang defisit, kenapa faktanya para ahli komunikasi publik kampiun, sebut di televisi nasional tak selalu jurusan ilmu komunikasi –sebut saja Tina Talisa yang berlatar pendidikan dokter gigi, atau Pemred Kompas TV Rosiana Silalahi yang alumni Sastra Jepang.

Sebelum menjawab prolog pertanyaan tersebut, ada dua baseline yang harus difahami bersama. Pertama, ilmu komunikasi pada dasarnya adalah derivatif dari fakultas ilmu sosial politik di berbagai perguruan tinggi negeri terkemuka di negeri ini.

Secara historis, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik –dengan mother of skills-nya ilmu hukum– adalah bidang ilmu yang sudah eksis sejak zaman Belanda. Bahkan, banyak perguruan tinggi di Indonesia yang dibuka dengan seputaran ilmu sosial tersebut.

Karenanya, sebagai sebuah ilmu turunan, ilmu komunikasi menjadi sebuah cabang ilmu relatif baru, dalam proses in making, serta masih butuh dayungan ilmu atas aras zaman agar menjadi salah satu cabang ilmu yang mapan dan kontributif.

Kedua, ilmu komunikasi adalah bidang ilmu inklusif; Siapapun bisa menjadi pelaku profesinya sekalipun berasal dari jurusan tak berkaitan. Hal yang membedakan misalnya dengan profesi pengacara, jaksa, dan hakim yang hanya bisa oleh lulusan sarjana hukum.

Saking cairnya bidang ini, muncul sebutan IPB sebagai Institut Publisistik/Penyiaran Bogor karena banyaknya lulusan kampus agribisnis tersebut kemudian berprofesi sebagai praktisi komunikasi massa handal dan berpengalaman.

Secara praktis, terutama di bidang profesi media massa, kondisi ini wajar saja jika mengingat rubrikasi di media massa sangat beragam. Dari mulai ekonomi, politik, hukum, sosial budaya, hingga olahraga, yang kemudian menjadi relevan bagi latar ilmu yang majemuk.

Nah, ini tambah menarik, ketika ada proses sertifikasi terkait, semisal uji kompetensi wartawan (UKW), Dewan Pers pun tidak melihat latar pendidikan peserta. Selama diizinkan kantor dan lulus materi UKW terkait kewartawanan, peserta dari disiplin ilmu apapun bisa meraihnya.

Dengan dua titik pijak tersebut, maka dengan sendirinya, lulusan ilmu komunikasi akan masuk bursa kerja maha ketat. Mereka tak bersaing hanya dengan sesama jurusannya, mereka tiada kena sortir pelamar yang ketat dan ekslusif sedari awal.

Maka itu, mengacu pengalaman penulis, tak jarang kemudian lowongan ilmu komunikasi pun “direbut” yang bukan alumni linear. Sering pula terjadi, alumnus ilmu komunikasi yang tak punya keahlian spesifik, dengan mudah dilibas lulusan non komunikasi yang otodidak namun gaul dengan keahlian komunikasinya.

Lalu, jika merujuk kebutuhan riil di lapangan, variabel yang bisa digunakan sebetulnya banyak. Tapi kita lakukan pendekatan paling sederhana dulu, semisal kebutuhan lulusan ilmu komunikasi di Jawa Barat dengan merujuk tingkat keterbacaan koran.

Sebagai media konvensional senior di provinsi ini, dalam catatan penulis, total oplah seluruh koran sekitar 450.000 s.d 500.000 koran/hari. Jika diasumsikan satu koran dibaca tiga orang, maka tirasnya mencapai 1,5 juta-an.

Jumlah penduduk Jawa Barat sendiri akhir tahun 2016 mencapai 47 juta, dengan usia produktif sekitar 65% diantaranya (30 juta), sehingga penetrasi keterbacaan adalah masing-masing mencapai 3,191% dari total penduduk serta 5% dari usia produktif.

Artinya, tingkat utilitas sekaligus peluang pasarnya relatif sangat kecil. Ditambah budaya baru membaca media massa ke arah media baru/new media, maka terjadi posisi begini: Alumni ikom bersaing sangat ketat untuk pasar (konvensional) yang cenderung terbatas!

Skills yang Dibutuhkan

Sekali lagi, jika merujuk variabel media konvensional, peluang tak demikian besar. Namun pantang surut apalagi jatuh mental, karena sesungguhnya bukan kebutuhan lulusan komunikasinya yang sempit, namun arah skills yang harus lebih ditajamkan.

Pada hari ini, ketika new media kian tumbuh eksponensial bergerak melampaui utilitas dan peluang pasar media konvensional, maka dibutuhkan kompetensi unik, spesifik, dan menarik yang harus dimiliki lulusan ilmu komunikasi dalam arungi medan ketat.

Kompetensi tersebut, selain merujuk pada keahlian dasar ilmu komunikasi (penulis menyebutnya kemampuan menulis, public speaking, multimedia, dan event management), juga harus seiring dan sejalan dengan kebutuhan dari new media.

Atau dalam istilah lain yang dipopulerkan Indra Utoyo dalam buku Silicon Valley Mindset (Gramedia Pustaka Utama, 2016), haruslah beriringan dengan peradaban ekonomi konseptual yang menekankan high thinkhigh tech, namun high touch.

Setelah era manufaktur digantikan era informasi, kini adalah saatnya era yang tak selalu bertumpu pada irisan antara padat modal dan padat kerja. Inilah era yang penuh usungan akan nilai-nilai ide, konsep, kreativitas, dan inovasi.

Selamat datang di http://www.pelajaransekolahonline.com/ era ekonomi kreatif (ekraf), wahai lulusan ilmu komunikasi! Sebuah zaman dimana peluang terlihat sempit pada bidang aplikasi ilmu konvensional, namun sangat terbuka lebar dengan aneka peluang ilmu komunikasi penyokong ekonomi kreatif.

Inilah waktu tepat dan akurat jika para alumni komunikasi tak selalu harus bekerja pada profesi yang itu-itu saja: Jurnalis/humas/iklan/manajemen komunikasi.

Namun, di sisi lain, ada ratusan hingga ribuan startup se-Indonesia yang memerlukan sentuhan skills spesifik lulusan komunikasi. Dengan rerata pendiri berlatar teknik informatika, mereka perlu mitra yang faham berkomunikasi ke publik.

Tak hanya itu. Merujuk data Badan Ekonomi Kreatif Kota Bandung Agustus 2016 contohnya, peluang juga terbuka lebar selain usaha rintisan digital tadi, juga pada bidang ekraf dengan serapan terbesar yakni fashion sebesar 52,78%, kerajinan (16,76%), kuliner (16,16%), desain (3,1%), dan seterusnya

Dengan barometer ekraf ini berasal dari Barat, terutama Silicon Valley Amerika Serikat, maka lulusan komunikasi yang ingin kompetitif ini harus pula dilengkapi kemampuan orientasi global dengan diawali kemampuan bahasa Inggris yang baik.

Paling aktual kita bisa lihat merger agensi iklan dan humas terbesar tanah air, Dwi Sapta Group, dengan agensi global asal Inggris, Dentsu Aegis Network pada pekan ini, yang memang ditujukan dalam meluaskan pasar Dwi Sapta ke 145 negara yang sudah dikuasi Dentsu.

Karena itu, sebagai konklusi, ilmu komunikasi malah makin aktual dan diperlukan –sekalipun bidang ilmunya inklusif dan dalam proses in making– terutama untuk ranah implementasi ilmu berbasis new media dan ekonomi kreatif. Maju terus Ilmu Komunikasi Indonesia!

Demikian artikel tentang” Lulusan Ilmu Komunikasi, Mau Dibawa ke Mana?, semoga bermanfaat

 Baca juga artikel pendidikan lainnya :

Samsung Galaxy J7 Prime, Harga Dan Spesifikasi Terbaru

Samsung Galaxy J7 Prime, Harga Dan Spesifikasi Terbaru

 mobricks.com –  Smartphone keluaran terbaru dari Samsung yaitu Samsung Galaxy J7 Prime yang dibandrol dengan harga Rp.3,8 jutaan masuk dalam jajaran Smartphone kelas menengah. Spesifikasi yang dimiliki oleh penerus Samsung Galaxy J7(2016) ini memang layak bersaing dengan jajaran smartphone android keluaran vendor lainnya. Spesifikasi Samsung J7 Prime ini diperkuat dengan procesor octa-core yang memiliki kecepatan 1.6 GHz dari Exynos 7870, variant smarthphone android Samsung ini dibekali dengan memori internal yang tersedia dalam dua pilihan ROM yaitu 16GB dan 32GB dengan kapasitas RAM 3GB. Dengan memori RAM 3GB membuat samsung galaxy J7 Prime ini lebih baik dan lebih mahal harga jualnya daripada Samsung Galaxy J7 2016. Pada sisi grafis Samsung kembali menyematkan GPU Mali-T830MP2 pada variant samsung ini.

Variant Samsung Galaxy J7 Prime hadir dengan ukuran layar 5.5 inch dari jenis PLS TFT, yang berarti tak sebaik Samsung Galaxy J7 2016 yang telah menggunakan Super AMOLED, walaupun begitu tetapi variant Samsung Galaxy J7 Prime lebih unggul dalam hal resolusi karena resolusi yang dimiliki samsung galaxy j7 prime beresolusi tinggi full HD yaitu (1920 x 1080) dengan kepadatan pixel 401 ppi yang berarti lebih baik dalam hal untuk menampilkan gambar.

Pada bagian bodi Samsung Galaxy J7 Prime dibalut logam sehingga membuat perangkat ini terlihat mewah dan premium. Bagian depan terlihat melengkung karena mengadopsi layar kaca 2.5 D, tidak hanya bagian depan bagian belakang pun terlihat. Perbedaan lain dari bodi Samsung Galaxy J7 Prime dengan Samsung Galaxy J7 2016 adalah bagian lensa kamera yang tidak lagi menonjol.

Pada Samsung Galaxy J7 Prime, sektor kamera utama masih sama dengan pendahulunya Samsung Galaxy J7 2016 http://www.pro.co.id/ yaitu masih mengandalkan kamera beresolusi 13 MP. Barulah pada sektor kamera depan Samsung Galaxy J7 Prime, Samsung melakukan peningkatan yang tadinya resolusi kamera depan Samsung Galaxy J7 2016 hanya beresolusi 5 MP pada Samsung Galaxy J7 Prime menjadi 8 MP. Jadi tidak heran vendor dari negeri gingseng ini menyasar pengguna yang hobi berselfie.

Semoga informasi diatas tentang Samsung Galaxy J7 Prime, Harga Dan Spesifikasi Terbaru bermanfaat.

 Baca juga artikel pendidikan lainnya :

Masuk SMA Akan Pilih Jurusan IPA? Baca Dulu Informasinya!

Masuk SMA Akan Pilih Jurusan IPA? Baca Dulu Informasinya!

mobricks.com –  Tak mau pindah sekolah, ke SMK mungkin? Sudah mantap dengan pilihan SMA? Bagi Anda yang memang punya orientasi kuliah memang memilih sekolah lanjutan SMA akan sangat baik karena disana akan dituntut untuk paham teori – teori pembelajaran dan wawasan yang nantinya akan sangat penting dalam menunjang tes ke perguruan tinggi.

Bagi Anda yang memang yakin benar untuk memilih SMA, nantinya di SMA dalam semester tertentu Anda akan dianjurkan memilih jurusan. Apakah Anda akan memilih jurusan IPA atau malah akan memilih jurusan IPS? Bahkan ada juga jurusan bahasa sekarang – sekarang ini. Diantara ketiganya memang yang paling dikenal “keren” oleh pelajar adalah IPA akhirnya banyak pelajar yang berlomba – lomba untuk masuk di jurusan IPA. Atau mungkin demikian juga dengan Anda? Bagi Anda yang akan memilih IPA sebagai jurusan di SMA, ada beberapa aspek yang Anda harus pertimbangkan. Apa sajakah itu? simak di  https://goo.gl/Is8RsS

Pertimbangkan Ini Sebelum Pilih Jurusan IPA 

Anak IPA terkenal pandai

Benarkah anak IPA semuanya pintar? Sebenarnya sih, rata – rata anak IPA memang pandai, tetapi yang pandainya pakai kata “banget” hanya beberapa saja dan sisanya ya biasa – biasa saja atau malah ada yang jauh dari kata pintar. Kecuali sih SMA yang benar – benar oke dan hanya anak pintar yang bisa masuk pasti pandai – pandai semua anak IPAnya. Jadi semua itu juga tergantung dimana sekolahnya. Kalau Anda merasa bisa dengan semua tentang IPA dapat memilih jurusan IPA.

Anak IPA bahagia?

Anda dapat research di media sosial tentang anak IPA. Baca saja statusnya baik di BBM, Facebook, Instagram atau sebagainya. Adakah diantara mereka yang bebas dan bahagia pakai kata banget? Mungkin yang muncul adalah tugas yang banyak, tugas yang menumpuk dan semua status tentang tugas. Kapan dong rekreasinya?

Anak IPA Individualis?

Entah siapa yang pertama kali menyebarkan gosip tentang hal ini. Akan tetapi memang anak IPA kebanyakan dikategorikan sebagai anak yang individualis. Menurut wikipedia sendiri bahwa sikap dan sifat individualisme ini merupakan sifat pandangan moral yang menekankan kemerdekaan manusia serta kepentingan bertanggung jawab. Pada intinya seorang yang punya sikap dan sifat individualis akan melanjutkan prospek dan kehendak berdasarkan keinginan pribadinya. Bahkan apa – apa sering dikerjakan sendiri. Kemana – mana sendiri. Kalau kata orang Jawa itu “pelit”. Diantaranya ada yang kedapatan seperti ini belum?

Sebagai anak IPA ada baiknya menyerap yang baik dan meninggalkan yang buruk. Kalau individualis terlalu berlebihan juga tidak baik pada kehidupan sosial nantinya. Jadi bersikap sewajarnya saja ya. Semoga informasi diatas tentang Pertimbangkan Ini Sebelum Pilih Jurusan IPA bermanfaat.

 Baca juga artikel pendidikan lainnya :

Kreatifitas Perkembangan Otak Anak Dapat Terhambat Karena Hal Ini

Kreatifitas Perkembangan Otak Anak Dapat Terhambat Karena Hal Ini

mobricks.com – Sejak anak dilahirkan, sebenarnya Tuhan tidak pernah membeda – bedakan antara yang satu dengan yang lainnya. Sejak anak dilahirkan memang telah diberikan bibit – bibit bakat pada diri sang anak. Karena itu pada hakikatnya setiap anak punya rasa ingin tahu yang tinggi dan ini adalah suatu aspek yang sangat wajar pada diri seorang anak. Bahkan rasa ingin tahu tersebut harus senantiasa diasah agar anak bisa menjadi sosok pribadi yang cerdas dalam pendidikannya. Bahkan mulai sejak dini di usia TK atau PAUD rasa ingin tahu tersebut harus diasah oleh lingkungan primer dan tenaga pengajar.

Hanya saja ketika tak ada yang mengasah, tentunya rasa ingin tahu tersebut akan stagnan dan tidak berkembang. Sehingga jangan salahkan anak jika ada anak yang kelihatan pintar tetapi waktu besar ternyata biasa – biasa saja prestasinya dalam dunia pendidikan. Apa yang menyebabkan kreatifitas perkembangan otak anak dapat terhambat? Berikut informasinya J

Hal yang Menyebabkan Perkembangan Otak Anak Terhambat

Anak yang tidak pernah diberikan pujian

Di dunia ini memang tak ada satupun yang sempurna. Apalagi kalau yang diapresiasi adalah hasil karya anak – anak. Bagi guru atau para orang tua yang sudah dewasa dan punya pengembangan intelegence yang sedemikian bagusnya tentu hasil karya anak – anak tidak akan bisa menyaingi hasil karya sendiri. Akan tetapi aspek penglihatan ini harus dikesampingkan. Ada baiknya setidaksempurna apapun hasil karya si anak harus diberikan pujian karena kalau tidak anak bisa malas dan ini menjadi salah satu aspek penyebab otak anak yang jadi terhambat.

Anak dilarang berekspresi

Ketika anak – anak masih berada pada masa pertumbuhan memang biasanya akan menjadi sangat aktif dan seolah tidak pernah ada kata capek. Merek bisa berjalan, berteriak, berisik, bermain bahkan berlarian sehari penuh. Mungkin Anda akan terganggu dan menyuruh anak untuk diam dan tidur. Akan tetapi sebenarnya contoh simple present tense ini juga turut menjadi salah satu aspek yang menghambat otak anak karena anak tidak bisa berekspresi dan cenderung merasa tertekan.

Anak sering dimarahi

Anak – anak didalam masa pertumbuhan dan perkembangannya memang selalu ingin mencoba hal –hal baru yang terkadang di pandangan orang dewasa sikap tersebut tidak lazim. Menumpahkan air bahkan memecahkan gelas. Kalau sudah seperti ini Anda jangan sampai terbawa emosi apalagi sampai memarahi anak karena ini akan membuat otaknya mengalami gangguan perkembangan. Apalagi kalau Anda suka memarahi setiap hari bisa – bisa anak akan tumbuh dengan rasa frustasi dan kurang punya rasa percaya diri.

Itulah kiranya beberapa Hal yang Menyebabkan Perkembangan Otak Anak Terhambat. Semoga informasi yang kami berikan diatas bermanfaat.

 Baca juga artikel pendidikan lainnya :

Pengertian dan Penjelasan tentang Fauna

Pengertian dan Penjelasan tentang Fauna dan Persebarannya

Mobricks.Com – Fauna adalah semua hewan yang hidup pada wilayah atau periode waktu tertentu, fauna atau juga sering disebut dengan dunia hewan. Fauna sendiri berasal dari nama dewi romawi yaitu seorang dewi bumi dan kesuburan. Dalam peulisannya fauna ditulis dibagian depan nama geografis misalnya fauna asia, fauna australia, fauna peralihan atau yang lainnya.

Fauna Dibagi menjadi beberapa subdivisi , berikut adalah pembagiannya:

  •  Epifauna yaitu hewan yang hidup di atas tanah atau sedimen.
    Infauna yaitu hewan akuatik yang hidup didasar substratum bukan di permukaan. Infauna akan semakin jarang ditemukan apabila kedalaman air bertambah dan jaraknya semakin jauh dari garis pantai.
  • Mikrofauna yaitu hewan yang sangat kecil atau mikroskopik, seperti protozoa dan rotifera.
  •  Makrofauna yaitu hewan atau organisme yang memiliki ukuran panjang tubuh 1 mm atau lebih baik itu hewan darat atau laut.
  • Megafauna yaitu hewan besar yang berada pada zaman dan tempat tertentu.
  • Meiofauna yaitu hewan invertebrata kecil yang hidup di perairan baik itun air tawar atau air asin. Meiofauna adalah kumpulan dari organisme yang memiliki ukuran lebih besar dari mikrofauna dan berukuran lebih kecil dari makrofauna.
  • Mesofauna yaitu hewan invertebrata berukuran besar yang ada di darat seperti cacing tanah atau yang lainnya.
  •  Avifauna yaitu hewan unggas
  • Piscifauna atau ichthyofauna yaitu hewan ikan.
  •  Dan Lain- Lain

Persebaran Fauna di http://www.faunadanflora.com/ dunia dipengaruhi oleh beberapa faktor alam seperti perairan, daratan, dan iklim. Alfred Russel Wallace mengelompokan persebaran Fauna di dunia menjadi 6 wilayah atau zona yaitu:

1. Zona Asiatis
Wilayah persebaran yang mencakup kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Fauna indonesia yang masuk dalam zona ini adalah fauna yang berada pada indonesia bagian barat. Hewan yang ada pada zona ini antara lain harimau, orang utan, rusa , gibon, banteng, gajah, badak bercula satu, badak bercula dua, beruang, antilope, kucing, dan monyet .

2. Zona Australis
Wilayah persebaran yang mencakup kawasan Austalia, Selandia baru, Indonesia bagian timur (Papua, Maluku dan pulau sekitarnya). Hewan yang berada pada zona ini antara lain kiwi, koala, kanguru, platipus, cendrawasih, kasuari, kakaktua, ular phyton dan kura-kura.

3. Zona Neartik
Wilayah persebaran yang mencakup kawasan Amerika Serikat, Greenland, dan Amerika utar dekat kutub utara. Hewan yang ada ada zona ini antara lain kalkun liar, tikus berkantung, bison, muskox, caribou, domba gunung, kelinci, kelelawar, anjing, kucing, dan bajing.

4. Zona Ethiopian
Wilayah persebaran yang mencakup benua Afrika dari Gurun sahara sebelah selatan, madagaskar hingga Asia Barat. Hewan pada zona ini antara lain gajah afrika, badak afrika, gorila, babon, simpanse, jerapah, zebra, antilope, kijang, singa, trenggiling, kuda nil, kucing, bajing, tikus, babi hutan, kelelawar, dan anjing.

5. Zona Neotropik
Wilayah persebaran yang mencakup kawasan Amerika Selatan dan sebagian besar wilayah Meksiko. Hewan yang ada di zona ini antara lain ikan piranha dan belut listrik, ilama (sejenis unta), tapir, dan kera hidung merah, beberapa jenis monyet, trenggiling, beberapa jenis reptil seperti buaya, ular, kadal, beberapa spesies burung dan ada sejenis kelelawar penghisap darah.

6. Zona Paleartik
Wilayah Persebaran yang mencakup hampir seluruh bagian benua Eropa, Rusia, Kutub Utara hingga pegunungan himalaya, Kepulauan Inggris di Eropa Barat, Jepang, Selat Bering , dan Benua Afrika bagian paling utara. Hewan pada wilayah ini antara lain panda, unta, rusa, kucing kutub, beruang kutub, kelinci, berbagai spesies anjing, kelelawar, bajing dan kijang.

Demikian penjelasan yang diberikan tentang  Pengertian dan Penjelasan tentang Fauna .Terimakasih telah menyimak penjelasan diatas. Semoga dengan membaca artikel ini, dapat menambah pengetahuan para pembaca dan informasi yang diberikan bermanfaat.

Baca Juga:

Struktur Bagian Bagian Sel dan Penjelasanya

Penjelasan Struktur Bagian Bagian Sel dalam Tubuh Manusia

Mobricks.Com – Sel merupakan abgian dasar yang menyusun dalam organ rubuh makhluk hidup. Dalam sel terdapat beberapa struktur, struktur sel terdiri dari bagian membran, organel dan sitoplasma. Struktur tersebut berfungsi  untuk menjlankan fungsi sel sepert metabolisme, penyimpanan gen, pembelahan sel dan sintesis DNA.

Dibawah ini merupakn penjelasan tentang bagian-bagian struktur sel.

  1. Membran

Membran merupakan bagian yang menutupi atau membungkus sel. Dalam membran terdapat dua jenis membran sel yaitu membran sel dan dinding sel dari jenis tersebut memiliki fungsi yang sama yaitu untuk melindungi sel, membungkus sel dan mengatur keluar masuknya zat.

  • Membran Sel

Membran sel yaitu pemisah antara akstraseluler dan intraseluler. Fungsi membran sel untuk membatasi sel dan sebagai media keluar masuk zat ke dalam maupun ke luar sel. Membran sel dimiliki oleh semua sel.

  • Dinding Sel

Dinding sel yaitu lapisan kaku dan kuat diluar membran sel yang mengelilingi bebrapa jenis sel. Dinding sel merupakan iri khas dari sel tumbuhan, beberapa jenis bakteri dan alga. Fungsi dari dinding sel adalah untuk memberikan kekuatan dan dukungan struktural terhadap stres mekanik dan infeksi. Cairan dalam sel tumbuhan dapat mengembang sehingga menimbulkan tekanan turgor.

  1. Organel

Organel adalah komponen yang menyusun sel seperti halnya organ dalam tubuh. Organel berfungsi sangat penting karena berguna untuk mendukung seluruh kegiatan dan fungsi sel. Dalam organel terdapat beberapa bagian, antara lain:

  • Sitoskeleton
    Sitoskeleton adalah kernagka sel yang berfungsi untuk menyokong struktur sel dan organel lain pada sel.
  • Ribosom
    Ribosom adalah organel kecil, padat dan tidak bermembran namun berperan penting sebagi tempat sintesis protein.
  • Retikulum Endoplasma
    Retikulum endoplasma atau disingkat RE adalah organel yang berupa kumpulan kantung seperti membran. Terdapat dua jenis RE yaitu RE kasar dan RE halus http://cut.by/n5QQP.
  • Badan Golgi
    Badan golgi atau aparatus golgi adalah organel terikat membran yang berperan dalam sistem ekskresi sel.
  • Mitokondria
    Mitokondria adalah organel yang berperan penting dalam proses respirasi sel.
  • Lisosom
    Lisosom adalah organel berwujud kantong agak bulat yang dikelilingi membran tunggal.
  • Sentriol
    Sentriol adalah organel yang berperan penting dalam pembelahan sel melalui proses yang disebut mitosis.
  • Plastida
    Plastida adalah organel yang menghasilkan warna pada sel tumbuhan. Plastida hanya terdapat pada sel tumbuhan.
  • Peroksisom
    Peroksisom adalah organel mengandung protein reseptor yang terbungkus oleh membran tunggal yang terbuat dari lipid.
  • Vakuola
    Vakuola adalah organel berupa rongga diselaputi oleh membran (tonoplas) yang berisi cairan seperti air, asam organik, enzim, asam amino, lipid, glukosa, alkaloid, garam mineral, asam, dan basa.
  • Inti Sel
    Inti sel atau nukleus adalah bagian yang menyimpan kode genetik dalam bentuk DNA.
  • Sitoplasma
    Sitoplasma adalah cairan yang berada dalam sel dan bagian luar organel sel. Kandungan utamanya adalah air sampai 90%. Fungsi sitoplasma adalah untuk melarutkan berbagai zat kimia dan sebagai tempat berlangsungnya beragam reaksi kimia.

Demikian penjelasan yang diberikan tentang  Struktur Bagian Bagian Sel dan Penjelasanya  .Terimakasih telah menyimak penjelasan diatas. Semoga dengan membaca artikel ini, dapat menambah pengetahuan para pembaca dan informasi yang diberikan bermanfaat.

Baca Juga: